Friday, June 24, 2011

Malam untuk Badu

Tertanggal 23 juni tahun ke 11 semenjak milenium baru di tahun 2000. Badu seorang pelajar SMU.., kali ini akan merayakan ulang tahunnya yang benar-benar baru, lagi-lagi dengan seorang diri, dikamar pribadi. Dari sisi akademis, tidak perlu diragukan mengenai kepintarannya. Setiap pergantian cawu, ataupun semester di sekolahnya, baik itu dari SD sampai SMU, dia selalu mendapat juara nomor satu. Tentu saja dari sekian banyak saingan anaknya bapak dan ibu-ibu lain, cuma ada the one and only yang juara satu, siapa lagi kalau bukan si badu. Banyak penggemar teman-teman sekelasnya yang terpesona akan kepintarannya.
Kini, di detik-detik menuju pergantian umur yang baru, badu kembali gelisah. Memang, sejak kecil dahulu, selalu saja ada ketakutan yang melanda di setiap satu hari dalam seminggu. Hingga sampai dengan tahun ini, di hari kamis menuju hari jum'at keesokan hari.. di umurnya yang akan genap 17 tahun, dia selalu ketakutan akan namanya malam, apalagi malam jum'at.
Awal mulanya adalah 11 tahun yang lalu, sama persis di hari kamis. Dimana saat itu, badu yang sedang berada dikamar seorang diri, hanya ditemani kasur dan boneka bulat mini yang berfungsi sebagai bantal, sedang berusaha untuk tidur. Papa dan mama nya yang berbeda kamar, sudah tertidur dengan pulasnya. Kamar badu tidaklah luas, hanya berukuran 4 x 4 m, cukup besar bagi anak seumurannya. Ini untuk kali pertama dia tidur seorang diri. Mbok iyem pun yang biasa menemani dia tidur kali ini sudah tertidur di kampungnya karena izin cuti.
Mata badu tidak dapat terpejam. Lampu sudah padam kecuali di kamarnya. 1, 2, 3 sampai 4 jam dia tidak tertidur. Kali ini waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam. Diberanikannya bangun karena tidak tahan menahan air seni didalam diri. Dia sadar kalau toilet itu berada di ujung rumah di belakang dapur. Segeralah ia beranjak dari tempat tidur. Dibuka pelan-pelan pintu yang sejak tadi menganggur. "krik.. krik..", suara jangkrik mendampingi badu melewati waktu dari kasur menuju pintu dengan langkah yang teramat pelan-pelan. Lampu kamar nya memang sedari tadi menyala, sengaja untuk mengusir rasa takutnya akan gelap gulita. Tetapi lampu ruang tengah mati sedari jam 7 malam tadi. Butuh 20 langkah dari kamarnya menuju tempat pembuangan air seni. Degup jantung berderu-deru dirasa olehnya. Teringat cerita dari rita dan kawan-kawan tetangga kalo suasana gelap gulita di malam jum'at, banyak setan maupun gondoruwo dimana-mana. Sudah terbayang-bayang di dalam kepala mengenai sesosok hitam berburuk rupa. Kini, badu hanya seperempat langkah keruang tengah yang gelap. Masih ada 19 3/4 langkah lagi menuju ke toiletnya. Termenung menung ia dibuat, dengan wajah nya yang mulai pucat. 3 menit berlalu, detik detik terasa begitu lambat, itu yang badu rasakan didalam hati. Akhirnya kali ini dia berhasil kembali ke posisi. Yah.., badu memang kembali menuju tempat posisi awalnya, apalagi kalau bukan tempat tidur. Tetapi kali ini dengan celana yang basah, dan wajah yang menengadah keatas, disertai bau pengis yang melanda ke penjuru kamar nya. Segeralah diambil boneka bulat mini nya sebagai filtrasi sembari menidurkan diri.
Iya, itu adalah bayangan history yang sampai detik ini selalu badu ingat didalam sanubari nya. Badu tetaplah badu. Diumurnya yang akan menjadi baru, meskipun rangking satu, dia selalu teringat masa lalu. Teringat di alam bawah sadarnya bahwa malam gelap adalah malam jum'at yang kelabu.
"Cettak".. tiba-tiba lampu rumah padam, entah itu pemadaman bergilir oleh pihak PLN atau kabel konslet yang diakibatkan rombongan tikus kelaparan yang menggigit salah satu kabel, lalu tikus dan listrik nya sama-sama mati. Dari tadi magrib memang Badu sudah mempersiapkan diri, dia mengucapkan janji dan melakukan aksi menjelang umurnya yang ke 17. Yaitu lampu ruangan tengah akan dinyalakan hingga pagi, agar kenangan 11 tahun lalu tidak terulang lagi. Pukul 23:55 di hari kamis malam, badu sedang merenungi nasibnya yang terngiung akibat lampu yang baru saja padam. Seketika wajah badu kembali gelisah. Kalau saja sedari tadi menyempatkan diri membuang air seni, pasti peristiwa masa kecil itu berpeluang kecil terulang kembali. Mungkin kah badu kembali mengulangi peristiwa 11 tahun lalu? di hari ini?

-anankto

Note :
Pelajaran kali ini adalah Cuci muka, gosok gigi dan buang air seni sebelum tidur agar tidak mengalami peristiwa seperti badu dikala malam jumat. hehehhheh..
Ini adalah cerpen pertama anankto. Tetep jayus tapi lucu (he?)




Wednesday, June 22, 2011

Overspeed drive

Mengebut kencang sepanjang-panjang jalan dari kantor di dammam menuju apartemen di al khobar merupakan kegiatan yang paling seru yang dilakukan oleh anankto sepulang dari kerja (Ketauan nih pas sekolah SD nilai bahasanya jelek, kebanyakan make kata "yang" sama pake kata "-panjang" ,heheh..).
Toyota corolla XLi rentalan kantor dengan kode plat 1280 keluaran tahun 2010 selalu menemaniku sepanjang waktu. Ah Apa yang bagus julukannya yah, si silver?, si acong?, si dudul?, ahh.. gak cocokk.. Hmm.. i know i know... di panggil "rabo" aja.. kan angka 12 itu huruf R, trus angka 80 itu sama aja B dan O.. jadi di eja nya "rabo" deh.. kan sesuai dengan tampang n body gw yang macho kayak film rabo I sampai IV itu. (Itumah Rambo kaleeee..). *dan narsis yg tak terbukti
Anyway, setiap waktu menunjukkan waktu pukul 4 sore. Dada anankto selalu bergertar hebat, tak tahan rasanya menggerayangi sang rabo. Disiapkan kata bye bye untuk para rekan-rekan sekerja dan salam dadah (dalam arti sebenarnya yah) untuk mereka, lalu beranjaklah tangan anankto utk menulusuri kantong laci celana nya utk mengambil Kunci yg berlogo toyota. Menuju tempat parkiran yg berderet2 banyak mobil. "Hai rabo, apa kabar bo?", begitu ucap anankto kepada si rabo. Lalu rabo menjawab "beep.. beep.. beep..".. Ah, sungguh romantisnya mereka yg berdua dan berbeda. Kalau saja para pak satpam yg berbangsa arab itu melihat, pasti mereka akan mengatakan "mister.., ente bahlul" or "ma'afi speak englisi with car mister", kekekekeke....
Dinyalakanlah sang mesin yg bergigi matic, di atur menuju tombol D, sambil menyetel radio bahrain, lalu muncullah lagu pitbull baru yg berjudul -Give me everything tonite-. Mulai tersentak dibuat kepala anankto yg mulai bergoyang beserta setirnya si rabo.
Perjalanan pulang dimulai. Jalanan sejauh mata memandang penuh dengan padang2 disertai angin yang bertiup bersama pasir. Kecepatan maksi so pasti adalah 120 km/jam, karena siaga disetiap spot bakal ada polisi yg mengawasi dan memberi warni warni jika kita melebihi kecepatan maksi. Jadi ingat kejadian di 2 bulan lalu dimana anankto sempat mendapat surat kuning, yang harus dibayar denda seharga 300 Riyal. (dikali aja Rp2500 ye...) gara kecepatan melebihi.
Tapi sore kali ini bertanggal 21 Juni, suasana tampak lenggang dan kerontang, hanya sebagian mobil GMC, ford Honda Accord yg terlihat. 4 Jalur mobil terasa sepi, tidak terasa kecepatan si rabo mencapai 190 km/jam. Tanda-tanda mulai bergoyang dirasakan oleh anankto, untung.. saja.., Tidak sampai terbang, Tidak ada polisi yang memandang dengan pucat pasi, dan Tidak ada mobil lain yg melewati..

Jika esok hari, rekor hari ini akan terlewati dengan 200 km/jam kecepatan maxi.. pasti akan aku rayakan dengan segenggam nasi.. ah.. sungguh murahan sekali anankto kali ini, hihhi..

Cara cepat untuk mencapai tujuan bukan dengan cari mengambil jalan pintas / jalan haram / jalan yg berdosa. Tetapi, ubahlah kecepatan anda semaksimal mungkin untuk menuju kesana. Tentu saja dengan cara yang sebenar-benarnya
-anankto -



Monday, June 20, 2011

Dunia Fana

Berbincang lama melewati bbm bersama vivi kristina, teman sejak di smp 245 yang jago menggambar ketika kita duduk dikelas 3 dan skrg sudah punya pacar, hohoho. Masih teringat kaligrafi dan gambar manusia yang memakan bakso pedas, ketika itu diminta oleh nya (mana bayarannya?, nagih nih skrg gw), hihhihi. Terima kasih sudah memberi ide kepada anankto utk judul blog nya.
Kali ini, judul tulisan blog singkat anankto adalah dunia fana. Entah kenapa di namakan fana?, dari mana usul katanya?, kenapa tidak dinamakan saja sekalian dunia coca cola, sprit or 7up?, *itu mah fanta yak bukan fana.
Dunia fana bisa dikatakan sebagai dunia yang tak nyata. Kenapa?, karena semua itu hanya di alam pikiran, mimpi, maupun alam angan-angan belaka.. *beuh.. keren kan tulisannya... sedap...
Alangkah senang nya diriku ketika ditanya mengenai dunia fana.. Jadi teringat jaman dahulu euy. Dulu terbesik keinginan ketika duduk dibangku kelas 6 SD - 1 SMP, suatu hari anankto akan mempunyai gadis berhidung mancung, berambut pirung(*eh pirang) dan tidak berkerudung (sekalian aja yah biar semua berakhiran huruf "ung"). Gadis itu dibayangkan akan datang menjemput ketika jam bel pulang sekolah berbunyi dan mengajak anankto pergi ke negeri ilusi. Cukup 2 tahun lama nya diriku di dunia fana (ini pasti gara2 gw nonton kartun alice in wonderland tiap sore hari, hihihi). Tidak seperti anak lain yang stress ketika angan2nya tidak terpenuhi. Kebalikannya dari anankto, dia bahkan senang, dan teramat senang membayangkannya tiap hari. Ide2 selalu muncul di otak nya... Hari pertama berandai2 dijemput memakai taksi, hari kedua berjalan kaki, hari ketiga ngesot dengan satu kaki dan hari seterusnya selalu terbayang2 tiap hari.
Sampai suatu hari anankto bertemu rekan2 nya yang tidak mempunyai impian seperti dirinya. "kawanku lebih keren, punya alat virtual yang bisa menggerakkan manusia didalam TV", ujar anankto di kala itu. Anankto mulai mengasyikkan diri dengan mesin gaming yang bernama SEGA lalu Nintendo lalu ditutup dengan Playstation yang membuatnya berhenti bermimpi fana tentang gadis pujaan hati. Tetapi bukan berarti anankto stop dengan dunia fana nya.. Diriku ketika itu malah bertambah berangan2 menjadi hal lainnya, salah satunya yaitu juara dunia Playstation!!..., entah apa hubungannya dengan gadis berambut pirang.
Sudah banyak fana2 lain yang berhasil ditemui.. Entah itu sudah terealisasi or belum.. itu tidaklah penting..

Oh dunia fana, dunia alam maya, dunia ilusi, entah apapun nama mu.. Impian tentang mu bisa membangkitkan semangat hidupku.. tetap lah di otak tetaplah bergeriak.. karena hidup ini akan sepi tanpamu.

keep dreaming, it will make you live longer than now - anankto

Sunday, June 19, 2011

Negeri Sudan


Sudan sudan.. how many people hear this name?.. sedikit diantara sedikit, berarti seberapa dikit yah?, hihihi.. Kesempatan berhasil didapat di bulan april sampai 13 may 2011, setelah sang bos rusia mengirim anankto menuju ke negri yang menurut berita di BBC, CNN, selalu penuh dengan perang poranda antara kutub utara dan selatan, walaupun sudah ada tentara PBB disana, yang tiada guna.
Sudan utara ku menuju, beribukota di khartoum. Pesawat qatar airways di booking seharga almost 2000 USD utk pulang pergi dari kota dammam, KSA. Sesampai disana harus menunggu sejam lamanya untuk mengurus visa on arrival. Dan itu harus kutebus dengan biaya 100 USD. Beruntung sepanjang perjalanan pesawat bertemu salah satu SPV indo yang bernama pak Roy (bukan marten yah nama belakang nya), dan di khartoum airport dijemput pak syafrul (lagi2 bukan marten juga nama belakangnya) dengan menggunakan toyota corrola. Ternyata di ibukota sudan utara lebih menyedihkan dari ibukota Jakarta. Musti bersyukur layaknya kita, ketika cuma berdiri hanya satu Mall yg bernama Afra di khartoum. Dijakarta, anda akan saksikan puluhan mall2 menjulang tinggi selayaknya artis yg mengorbit di parit (eh paris), *aih lebay.
Ku kunjungi kota bernama palogue di sudan selatan untuk business visit yang harus kutempuh dengan nova airways yang bergoyang2 diudara ketika bertiup angin. Mungkin gara2 nama pesawat nya salah sih, seperti artis nova eliza or nova kolopaking (*eh ini mah novia) yg sering2 bergoyang di sudut diskotik kota eksentrik.
Kota palogue, kota yang tiada koneksi internet,yang tiada minimarket dan yang hanya satu pandangan yaitu sabana dan stepa. Cukup 3 minggu aku disana, Maap kawan..., "tak mau tak mau lagi aku kembali".. kayak lagu stinky, hehehe
Laporan akhir rebes, kembali lagi ke ibukota sudan utara, khartoum. Berjumpa dengan senior yang bernama Mas herliyan yang total seminggu berbaik hati memberi makan ala indonesia ditemani istri dan sang buah hati nya. Oh nikmatnya, nasi sop daging, pizza, calamari. Sayang dirimu tidak ikut serta menemani diriku berwisata menikmati Sungai Nil. Dengan menaiki angkot yang aku sendiri lupa namanya, ku singgahi museum sudan dan yang pasti selayaknya anak Mall.. tidak lupa ku kunjungi the one and only mall di negeri Sudan yang bernama Afra Mall bersama indiahe dan salah satu anak pesantren indonesia.

No matter how far you go. You will always remember the place that you were born.

Wednesday, June 15, 2011

Catatan Bali tahun 2010

Catatan ini terinspirasi oleh www.cuapcuapnabi.blogspot.com karya temanku nan dodol yg ngaku2 namanya rini raharjanti.
Its kind of old stories. Berhubung waktu kejadian adalah bulan agustus tahun 2010. Mumpung masih ingat dan klo kelamaan keburu lupa.

Bermula dari kesuksesan Anankto yang menyelesaikan kenaikan jabatan sebagai GFE di perusahaan slb. Saking senangnya dan berbanding terbaliknya dalam kehidupan cinta dia memutuskan untuk mengambil cuti panjang, sepanjang panjangnya dalam rekor kehidupan pribadinya. 1 bulan lebih beberapa hari. Wilayah pertama yang dituju adalah Bali...

Ah, sejak kecil anankto memang tidak pernah kesana. Entah mengapa, terbesik pikiran untuk menuju pulau bali. Dilihat kalender dan sisa uang di dompet yang menjulur keluar (dompet nya yang belel cuy.., bukan duitnya yg menjulur keluar yah). Lalu seketika ditelpon seorang saudara yang bernama kak ewin (gambar di atas, tampang acak adut seperti ali topan, hehehe).. Begini pokok pembicaraannya..
Anankto :"whatss up broo..., gw mau mampir ke bali..
Kak ewin : "wuiiihh.. manteeep... nginep ditempat gw aja bro "
Sangat singkat dan padat. Percakapan dua pribadi kalangan jet setter (suka main2 pesawat jet ketika masih anak2)
Akhirnya segeralah anankto mengecheck2 harga tiket lalu menaiki Air Asia dengan biaya yang dia sendiri pun lupa dan yang pasti tidak lupa si anankto meneriakkan kata "yiha" seperti layaknya koboi2 amerika untuk menambah efek dramatis. Sampai di airport ngurah rai, kak ewin menjemput dengan motor matik (terlihat di background foto diatas, entah itu foto motor siapa, yang pasti letak nya dekat dengan pelaku, hihihi).
Dijalan imam bonjol letak kost2an kak ewin. Sangat luas kamarnya.. karena memang tak ada isinya, hanya kasur dan kamar mandi disertai pakaian yang berantakan.
Perjalanan sudah disiapkan untuk keesokan hari.

#1 visit was kuta bali beach (24 August 2010)
Sepanjang jalan ku melihat pertokoan unik, seru, lucu. Mustinya dibuat akhiran u semua tuh.
Foto dikanan adalah cafe seminyak, tidak sempat mampir diriku dibuat. Karena diriku hanya dibonceng dibelakang dan sang sopir motor mengajak ke arah lain yang disebut dengan pantai seminyak. Sepanjang jalan banyak bule2 berkeliaran, dari yang tua sampai yang bahenol (eh gak nyambung ini mah). Disempatkan untuk membeli kacamata hitam biar nambah ganteng dan trendy. Lalu bersegera menuju pantai . Topless merupakan gaya paling top untuk dipantai ini. Dengan alasan pornografitiaksifandali (entah apa ini) jadi tidak saya upload fotonya. Sempatkan diri kita untuk berteduh dibawah payung berkuncup lebar, disajikan pandangan luas menjular pasir coklat dimana para turis sampai guide saling menebar pesona satu sama lain. Hanya sebentar kami bersenda gurau. Karena hari suangat panas saat itu, dan kami pun sedang puasa, jadinya haus sangat bawaannya. Berhasil ditahan dahaga dan nafsu yang membara didalam dada, hingga akhirnya bedug pun tiba dan kami selamat menyelesaikan perang benderang di bulan puasa dengan memakan warteg dipinggiran kota denpasar. Judul visit semestinya malah seminyak bukan kuta :)

#2 visit was uluwatu and padang2 beach(25 August 2010)
Dua tempat sekaligus siap didaki. Motor matic ternyata gak tahan menerkam laju pendakian yang menjulang tinggi. Ban bocor!!!. Yah, dengan terpaksa sang idola alias anankto mengeluarkan ilmu l-men nya untuk mendorong motor sampai tempat tambal ban terdekat yang tidak disangka bersebelahan dengan padang2 beach. Foto disebelah ini tidak berhubungan secara langsung dengan lokasi tambal ban, tetapi mungkin ada hubungan tetangga beda RT. Entah kenapa ada batu didepan mata ketika kita sampai dan duduk di hamparan pasir putih. Mungkin dahulu kala ada seorang raksasa yang bermain bowling lalu lupa menggulingkannya kembali (dongeng sebelum tidur anak TK raja2). Tapi ini lokasi syuting eat, pray, love and free entry pula loh. Jadi tidak menyesal mengunjungi lokasi ini, dimana pantai biru sampai menuju ujung cakrawala mata, disertai sunrise, sangat menggoda untuk disaksikan. Ditambah lagi lenggak lenggok pria wanita berbikini, menambah ramai suara deru ombak.
Ketika hari mulai siang dan panas. Kita bersegera menuju panoramic viewnya bali untuk menanti pertunjukan tari kecak di bukit uluwatu. Lokasi nya terjal dan tinggi. Harga tiket masuk ketika itu adalah 90rb (bener gak yah?). Masih ingat ketika kami di anggap bule sehingga dikasih harga turis. Padahal emang muka kami mirip artis, jadi wajar2 saja dikasih harga mahal (artis pemeran pengganti pembantu rumah tangga).
Bersegera kita mencari posisi dan tidak lupa foto narsis terlebih dahulu. Tari kecak sangat alami. Dengan segerombolan pria2 bertubuh sangar mereka mulai berteriak-teriak kata "cak.. cak.. cak.." disertai lentikan tangan dan kaki tanpa effect sound system. Para penonton menyiapkan camera dan handycam di tangan mereka masing2. "Slight slight sligth.." begitulah bunyi suara blitz dari camera. Kak ewin berujar "disini setiap hari selalu penuh dengan turis baik mancanegara maupun trio manca (trio macan kali! dangdut itumah). Tidak pernah sepi dan selalu penuh pengunjung". Sunset begitu indah dilihat. Hati dan indera mata terenyuh untuk seketika. Malam mulai terbangun, seketika itu kami sadar sudah bedug magrib dan saatnya berbuka puasa. Minuman kaleng segera diteguk dan bersegeralah kita meluncur kayak ice skating kembali ke kost dijalan imam bonjol denpasar

#3 visit was ubud (28 August 2010)
Perjalanan menggunakan mobil rental inova yang harganya 400rb untuk 24 jam. Dimulai dari tengah malam setelah kita mengunjungi deretan club di pantai Kuta yang salah satunya bernama Kamasutra, tuk menonton para anak gaul bali berjoget dan berdansa lagu syalala (lagu pop melayu donk itu.. eh or lagunya chikita meidy pas gw kelas 6 SD yah?), dimana akhirnya anggota visit kita bertambah seorang wanita teman kak ewin yang namanya pun saya lupa (temen apa gebetan hayo?). Perjalanan dimulai ketika waktu menunjukkan jam 25:00 malam (he.. jam 1 malam kali). Mampir sejenak ke minimarket circle-k yang jumlahnya puluhan.. and hampir setiap beberapa ratus meter dapat ditemukan tempat yg mirip minimarket dengan brand berbeda, yang tentu saja makanannya gak berukuran mini, apalagi penjaganya yang seperti kurcaci. Dibeli beberapa minuman kaleng, lalu kami duduk dihalaman parkiran sambil menenggak (ini bukan menenggak baygon loh) segelas air yang katanya ngejoss, mungkin karena merk nya extra joss. "Kemana kita menuju bro?" ujar anankto. "Kita ngeliat sunrise nyok di ubud", "Kota para seniman tuh", kak ewin berujar. "ini pusatnya kesenian indonesia", tambahnya lagi (bisa serius juga nih orang). Hmm.. tertegunlah dan terheran-heran seketika si anankto (mungkin karena saking ngantuknya dan mengira ubud adalah VJ MTV jaman 90 an yang nama lengkapnya Alex Ubud.. eh..*abad itu mah).
Ditancaplah gas mobil dengan berpenumpang tiga... Anankto mengemudi, yang lain hanya menikmati. 3 Jam ditempuh dengan kecepatan kurang lebih 100km/jam (kalo kurang+lebih berarti impas donk). Sesampai di ubud sudah waktu subuh. Terbayar sudah rasa penasaran atas kata kesenian, ketika kita melewati rumah-rumah hingga pinggiran jalan. Kayu diukir sedemikian rupa hingga tampak ruang tanda tanya, bagaimana itu bisa berbentuk suatu makhluk yang menyerupai binatang, tanamanan, manusia dan unsur kehidupan lainnya jadi satu?. Gak cuma kertas, batu pun pisa dikajikan karya sastra. Terbesit keinginan untuk berhenti sejenak melepas lelah. Akhirnya dipilih tempat parkiran di depan galeri yang penuh dengan ukiran batu untuk menunggu hingga sunrise. Waktu masih menunjukkan pukul 5. Matahari belum menunjukkan sinarnya, ayam pun masih tidur, anjing pun hanya menggonggong ketika ketemu orang jahat (untung kita orang baik, jadi para binatang bisa tertidur dengan pulas). Kita putuskan untuk tidur sementara di dalam mobil dengan posisi seadanya yang malah berujung bangun di jam 7.30 pagi. Matahari pun sudah kabur dari pandangan. Entah tujuan utama ke ubud itu ngeliat sunrise or numpang tidur, yang pasti gambaran itu sudah kabur seperti layaknya memotret menggunakan camera digital sambil gemeter (kedinginan kali).

Masih ada patung garuda wisnu kencana, hotel stone, food court legian, shisha, mesjid denpasar, blue eyes, discovery mall, xxi, double six streets, dan keindahan kota baik itu versi underground maupun overground (istilah baru versi anankto dalam majalah aneka tapi nyata) yang layak untuk dijadikan cerita, tapi alangkah baiknya itu diceritakan off air dikalau kita berjumpa (cie.., kayak radio aja ada tombol on and off nya)

Everyday is holiday in Bali. Setiap hari adalah hari libur di Bali.

Tuesday, June 14, 2011

New days in Saudi Arabia

Huahahaha.. sudah tahun 2011 aja..
terkekeh saya dibuat, setelah membaca postingan diri sendiri dari tahun pertama blog ini terbit. Jemari tak tahan lagi menulis bait2 untaian kata kedalam blog ini. Kangen, rindu, dibuai2 kealam mimpi *aih lebay nya*.
And anyway i like to write, write anything about my life journey. Bertambahnya usia malah bertambah banyak ke khawatiran didalam benak saya. Takut tulisan gak nyambung, tulisan jelek, arrrg tidak peduli ahhh. Usia memang tidak bisa berbohong ya?. Tampak dari guratan wajah dan dalamnya proses pemikiran. But let me tell you my condition right now.
Foto Berikut (entah itu disamping, diatas, dimanapun) adalah sebuah foto sang idola, yang bernama panggilan anankto (kayaknya kebalik deh, haha). Berlatar belakang pegunungan di jazirah arab saudi. Yah, saya disini, untuk saat ini di negara penuh pria2 berjanggut. 2 minggu yang lalu ane berkesempatan untuk mengunjungi tempat suci yaitu mekah. Kalo menggunakan bis, butuh waktu 12 jam dari kota dammam. tiket pulang pergi yang cukup murah yaitu 80 riyal (200.000 rupiah) cukup mempesona diriku untuk menungganginya (emangnya kuda?, hehe..) Sebagai info, umroh sangat lazim dilakukan oleh khalayak sini. Untuk menghapus dosa katanya.. Jadi jadi.. bisa berulang kali deh umroh?.. hmm.. pertanyaan yg butuh jawaban mendalam
Anyway.. ane tinggal di kota alkhobar saat ini. di hotel yang bernama al mahmoudia terletak didepan rahmaniyah mall. Gampang nya tinggal search di google maps. Hari gini gitu.. semua pertanyaan di jawab lewat internet, gak musti ke perpus lagi yee..
Sebagai info, dubai and abudhabi itu masuk negara UAE yah, bukan arab saudi.. Dammam, khobar, mekah, madinah, jeddah itu masuknya Arab Saudi.
Sudah 3 bulan terlewati berada di negri yang pernah terucap keinginan ketika diriku duduk di bangku kuliah di tahun 2006. ketika itu ane masih inget di lantai 3 labtek VI, pas di tanya oleh Anin, salah satu sekian dikit wanita di angkatan 2002. Mirip2 gini, "nang klo mau kerja diluar negri, pengennya di negara mana?". Lalu ane menjawab, "mau nya di arab saudi nin, biar sekalian insyaf". hahahah.. terbahak2 diriku dibuatnya dikalau mengingat masa itu. Berarti pas kuliah dah banyak bejatnya donk ane.. hihi..
And here i'am now....
Life is like connecting point between now and your past. And no matter how hard your way, it will connect in some point. (Hidup seperti menghubungkan titik antara masa lalu dengan masa sekarang. Tidak peduli betapa sulitnya jalan hidup itu, dia akan terhubung di suatu titik) -anankto

Sunday, March 15, 2009

batuk tak terhentikan

i'm fucking tired... batuk tak terhenti seminggu berturut2,... i'm going down soon..
hastalavista

Tuesday, February 03, 2009

Pembaharuan

Pembaharuan semestinya terencana dan terukur. Bukan berandai-andai dan berpanjang angan. Ukuran panjang, tanda berpikir dewasa. Ukuran pendek, tanda berpikir terkanak-kanak. Waktu jauh kedepan, bukan menggelepar ditengah padang sahara.

Tegang dibuat situasi demikian. Aku tahu, jalan panjang itu yang harus ku tempuh. Bukan sesaat ataupun sementara. Tapi, jauh.. jauh.. lurus...

Kan kusempatkan berhenti tuk sementara, bukan untuk selamanya..



Hari ini di mulai, tepat..
detik ini, tanpa sehelai benang terhempas didepan.

Friday, September 19, 2008

Go Kart Winner


Udara dingin tidak menghalangi anank tuk melaju. Shift partner berganti tetep mampu mendominasi jalannya pertarungan di arena balap. Pasangannya sang Instructure bernama Diego, lawan2nya pasangan cowok norway-cewek france dan satunya lagi double cowok from latino and canadian. For the last that i hope, i will be the winner.
Racing Starts!!!!... 1..2...3... go... Finish...
Thanks God.. I am the number uno for the go go car area..
Ow yeah..