Wednesday, July 27, 2011

Passion adalah kombinasi pleasure, meaning and emotion

Passion adalah kombinasi antara kenikmatan, makna dan perasaan.

Passion is a combination of pleasure and meaning, terinspirasi dari persentasi rene suhardono dalam www.tedjkt.org & Why people do what they do nya anthony robbins dalam www.ted.com

Banyak dari kita salah kaprah mengartikan passion hanya berupa kenikmatan saja. Tapi melupakan sisi makna dan emotion. Padahal sesuatu yang kita lakukan itu tidak ada artinya apabila tidak bermakna dan tidak ada perasaan dalam melakukannya. Pleasure dalam hal ini adalah kenikmatan bagi panca indera, seperti mata, lidah dan lainnya. Meaning berhubungan dengan kepercayaan atau believe seseorang, yang jika dikaji lebih dalam lagi adalah kepercayaan terhadap Tuhan. Emotion dalam hal ini adalah perasaaan kita dalam menjalaninya.

Para bapak-bapak sering berkata “saya bekerja banting tulang demi menafkahi keluarga dan rela mengorbankan keinginan pribadi”. Dan ketika disinggung masalah passion malah berkata “ah apa itu passion, tidak perlu”. Apakah bapak itu tidak bisa yah bekerja sesuai dengan passion nya demi keluarga?

Tidak bisa or tidak mau? Apakah bapak itu harus terlihat sangar dan bekerja banting tulang layaknya mengangkat beban berpuluhan ton untuk menafkahi keluarga?

Atau apakah bapak itu tidak mau keluar dari pekerjaan banting tulangnya saat ini karena takut tidak mendapat uang?

Pantas saja banyak karyawan swasta, pengusaha, pegawai negeri sampai kakek2 yang sudah pensiun pun stress dimana-mana, karena toh memang mereka melakukan kegiatan sehari-hari bukan dilandasi oleh passion nya.

Berikut ini contoh-contoh nyata mengenai passion dari hasil perbincangan saya belakangan ini.

Ada seorang teman yang ketika ditanya apa passionnya, dia menjawab tidur dihari minggu. “Kan itu nikmat” ujarnya. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah itu bermakna?, jika BJ habibie hanya tidur 2 jam sehari. Apakah wajar jika manusia bisa tidur 12 jam lamanya dalam sehari?. Tentu saja kuantitas waktu 12 jam itu wajar jika kita dalam kondisi sakit dan wajar jika kita masih balita.

Contoh yang lainnya, ada teman saya yang menjawab passionnya adalah bermain game di internet. Memang itu kegiatan menyenangkan bukan?, apalagi jika bermain game petualangan yang bisa menghabiskan waktu 24 jam dalam sehari hanya untuk menamatkannya. Pertanyaannya, apakah itu bermakna bagi diri anda?, Apakah itu sekedar menghabiskan waktu karena tiada kegiatan lainnya?

Saya butuh jawaban anda yang bermakna seperti : anda bermain game agar tahu gimana cara membuat game yang bermanfaat dan berencana akan mengembangkan suatu game petualangan ttg indonesia agar para gamers bisa bermain sekaligus belajar kebudayaan bangsa.

Contoh lain dari passion teman saya yang lain adalah liburan kepantai. Tentu ini nikmat yah, apalagi berjemur di pasir putih sambil melihat gadis-gadis seksi or laki-laki macho mondar mandir didepan anda?. Atau anda hanya ingin menghitamkan badan sambil mendengar deru ombak lalu tertidur setelahnya.

Lalu pertanyaan adalah, apakah kegiatan itu bermakna?, apakah anda hanya ingin kabur sementara dari bos yang itu-itu saja atau keluar dari kepenatan hidup sehari-hari?.

Semua Jawaban anda diatas mempengaruhi tingkat meaning dan emotional anda. Dan lebih dasar lagi, ini mempengaruhi kualitas hidup, dimana banyak dari manusia yang menjalani hidup ini tanpa arti dan apa adanya. Anda bukan robot kan? yang membutuhkan energi berupa baterai yang mengandung listrik.

Dari sekian banyak contoh salah kaprah pengertian passion. Selanjutnya saya berikan dua contoh yang nyata mengenai 2 pria yang punya pengertian mengenai passion nya

Contoh pertama adalah pak anies baswedan, dosen yang satu ini memang sedari dulu punya passion dalam mengajar. Dan kini pun dia adalah rektor universitas paramadina. Karena dia tau, dia tidak bisa mengajar sendirian kesemua masyarakat indonesia, dia memprakarsai berdirinya organisasi indonesia mengajar, dimana pemuda pemudi terbaik indonesia menjadi guru SD yang siap ditempatkan dalam setahun diseluruh penjuru negeri, bahkan sampai kepulau-pulau terpencil. Agar seluruh anak-anak indonesia mendapat pendidikan yang adil dan merata.

Contoh lain adalah Ade Rai, binaragawan yang punya passion mengenai kesehatan. Membuka banyak cabang fitness dan juga punya merek suplemen kesehatan sendiri, dengan tujuan agar masyarakat indonesia menjalani hidup yang sehat.

Orang ini menjalani kegiatan sehari-hari sesuai dengan passion nya, mereka tidak perlu berlibur kepantai untuk menghindari kepenatan kerja sehari-hari, karena toh setiap hari mereka memang sudah menikmati hidupnya.

Anda, saya, dan lainnya. Segeralah bekerja sesuai dengan pleasure, meaning dan emotion yang anda punya. Mungkin saat ini anda sudah terjebak dalam rutinitas pekerjaan ataupun usaha anda.

Tapi apakah anda mau ini berlangsung selamanya?, apa artinya anda bekerja tidak sesuai dengan yang anda ingini lalu esok hari tiba-tiba anda mati?. Toh anda sudah tau hidup ini singkat sekali, Kenapa tidak melakukan yang anda sukai mulai hari ini. Dan sekali lagi, yang anda sukai alias passion tidak berupa kenikmatan saja, tetapi perlu anda kombinasikan dengan makna dan perasaan.

Siapkanlah target dan segera berubah. Jalani hidup sesuai dengan passion yang anda punya

Tuesday, July 26, 2011

Norma

Norma merupakan tata krama, nila-nilai masyarakat yang berupa peraturan tidak tertulis. Sopan dalam tutur kata, senyum, mengucapkan permisi, mengucapkan salam merupakan sekian banyak norma yang sering terlupa oleh manusia.
Entah apa alasan dikepala seseorang ketika dia menggunakan hak orang sesukanya. Contoh yang sangat mudah ; Mengucapkan hal-hal buruk berupa caci maki didunia maya tentang indonesia, pekerjaan hingga urusan pacar sampai keluarga pun bisa ditemukan. Apakah sejak kecil mereka terdidik oleh keluarga yang tidak bahagia?, atau memang diri mereka sendiri yang menentukan hidup di luar norma dan kaidah2 kesopanan lainnya. Tidak kah mereka sadar bahwa ada teman bahkan keluarga yang tersinggung akan ucapannya yang tiada guna. Kenapa dia tidak menyelesaikan masalahnya sendiri dan bukan mengumpatnya di dunia internet. Bukankah lebih baik lagi jika mereka bisa memberikan saran yang membangun, apalagi kalau mereka bisa memotivasi sesama untuk berbuat yang baik-baik saja. Tentu itu akan lain cerita.
Apa artinya kemarahan sesaat itu dengan keadaan setelah mereka tiada. Apa artinya duit yang diperoleh dengan cara kotor dan sambil mencaci maki perusahaannya tempat dia bekerja? Apa artinya mengendarai ugal-ugalan dengan mengganggu ketertiban pengendara lain. Ah Sungguh tiada artinya ketika mereka sudah tiada. Saya pun sadar sebagian mereka memang masih muda dan masih mencari perhatian manusia lainnya. Tapi bagi anda yang sudah dewasa?, tentu sudah saatnya berlaku yang sebaik-baiknya.
Norma diakhir kata merupakan peraturan dunia yang tidak tertulis yang mengajarkan kita berlaku baik, terhadap diri sendiri, sesama maupun lingkungan kita. Tetapi ada yang lebih dasar lagi yaitu agama, Yang sudah sepatutnya menjadi landasan bersikap baik para manusia di dunia untuk mempersiapkan diri ke dunia fana yang sebenarnya.

Note : teruntuk anankto agar hidup sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat dan sudah sepatutnya ia menjalani ajaran agama islam nya


Monday, July 25, 2011

Marketing Mix - 4P versi Anankto

4P (Product, Price, Place and Promotion)

Product always come first. If you have a quality product, clean, unique and any other thing that make your consumer like your product. All the consumer will come to you, no matter how expensive your product and how far your place. For example; Traditional food will be looking by people eventhough the place was far away from the city. Another example was Car of mercedes benz, known as good quality and high price, but people still buy it.

Price come second. People basically like to safe money. Some educated and wealthy people for sure will choose quality first then price. But for the medium and poor people for sure they will choose price. For example ; China product, especially hand phone no matter how good blackberry or iphone, chinese hand phone will be choose because of the cheap price, eventhough the quality was different

Place come third. If you have medium quality of product and medium price, most people will visit your place, as long as your position was strategic in the center of city or market. For example ; fast food in the airport, eventhough there were options to buy outside the airport, due to hungry and simplicity, people prefer to stay at airport and buy anything available there

Promotion come the last. If you have a good promotion it will be good in the short term, but it will be nothing if your product was bad, eventhough your price already cheap and your business place was strategist. Because, people only interested to try, not to use in long term. That's why, in order to get people interest, you should do promotion oftenly, of course this will spend more money. And for sure you should make sure you have a good quality of product. Good example was indomie with his constant promotion on television, and also doing some in di-rect promotion, which let their consumer to campaign indomie using their own version

Note :
Focus first on how to make a great product, people don't need to know who is the person behind it

Tuesday, July 19, 2011

One night stand

~Hingar bingar suara dentuman bas disertai teriakan pria dan wanita menggelora seantero ruangan yang beratapkan kerlap-kerlip lampu warna-warni yang menyoroti muka hingga kaki~

Kali itu pukul 02:00 pagi, masih saja sekelompok muda-mudi berdiri dan berdansa tidak kenal letih ditengah lantai ruangan club zero six. DJ randy sedang menyetel lagu trance music yang hingar bingar sambil meneriakkan kata "put your hands up in the air!" disetiap saat ketukan bas dan perkusi didalam mixing lagu hip nya bertambah cepat. Memang penonton masih ramai sekitar 100 an orang, sebagian besar muda-mudi itu telah menenggak minuman berkadar alkhohol tinggi, mulai dari vodka merk smirnof, 1 gelas single tequila, botol red lable hingga black label dan teman2nya.

Salah satu dari sekian banyak tempat duduk sofa diisi oleh 2 pria. Mereka sedari tadi memang berniat mencari "mangsa" dalam hal ini apalagi kalau bukan wanita. Taktik mereka adalah, berganti-gantian setiap kali berdansa trance di tengah lantai ruangan club zero six. Satu pria tetap duduk di sofa, dan satu lagi mencari mangsa ketengah hiruk pikuk para pengunjung sembari mengikuti alunan music DJ randy. Harapan mereka, salah satu dari sekian banyak wanita itu bisa didekati lalu diajak untuk one night stand ditempat yang sudah dipersiapkan. Tentu saja bukan sembarang wanita. Syaratnya mudah, hanya 2 kata yaitu cantik dan seksi.

Nasib tidak mujur dialami hari ini. Sudah lagu ke-10 dari DJ Randy, tetap saja taktik mereka tidak membawa hasil. Sofa sudah dibayar seharga 1,5 juta beserta 1 open bottle jack daniels. Tampilan mereka pun sudah overcharming malam ini, selayaknya pegawai bank di kawasan mega kuningan jakarta, dimana kemeja slim fit bergaris, celana ketat seksi dipantat yang mengecil kearah mata kaki, diimbangi dengan sepatu kulit imitasi yang kesemuanya bermerek Zara. Untuk satu pasang pakaian hari itu saja mereka sudah habis hampir 2 juta.

Sebenernya salah satu dari 2 pria yang bernama Yandi hampir saja berhasil mengajak salah satu wanita muda untuk one night stand ketika dia berdansa bersama di tengah kerumunan muda-mudi. Dia sudah dapat namanya sembari minum heineken bersama, diselingi lagu dari DJ Randy yang saat itu menyetel lagu ke-10 yaitu pitbull feat lady gaga dengan judul I know you want me. Tetapi perkenalan itu hanya berlangsung 10 menit saja, disela-sela obrolan yang singkat, gerombolan teman wanita itu datang, lalu mengajak wanita itu berdansa ke sudut sofa yang berbeda. Yandi lupa menanya nomor telpon wanita yang bergaun biru dan roknya setengah paha itu. "Arg", ucapnya sembari menepok jidad dikepala dengan telapak tangan kanannya.

Tiba-tiba temannya yang bernama Sofyan yang sejak tadi duduk di sofa malah menghampiri Yandi dengan tergesa-gesa. Segera digeret tangan Yandi menuju pintu exit club zero six.

Kali ini tempat duduk sofa yang tadi dihuni 2 pria ini telah dipenuhi gerombolan pria banci menggila yang menari tanpa celana. Sofyan dikira salah satu dari pria banci itu. Pantas, ini dikarenakan tampilan sofyan yang terlalu seksi menonjolkan pantatnya. Bukan wanita yang mendekati, malah para banci yang tak tahan lagi menggerayangi pantat sofyan, ditambah lagi pengaruh alkhohol dan music trance, wajar banci's ini menggila.

Memang malang sekali dua pria ini,
Kali ini pulang tanpa hasil dan sudah menghabiskan uang berjuta-juta. Butuh waktu 6 bulan lagi bagi mereka untuk kembali lagi, karena mereka sadar kalau gaji mereka sebulan saja tidak lah mencukupi kepuasan sesaat yang sia-sia di malam ini

Note :
Banyak cara menuju kota roma, dan 2 pria ini menggunakan cara yang salah dan berbeda, hihihi...

Friday, July 15, 2011

Rejeki ada dimana-mana

"Rejeki ada dimana-mana", Ini adalah secercah kata yang semestinya diyakini di dalam pikiran dan hati manusia. Apakah anda tahu?, kalau rejeki bukan sekedar materi, bukan sekedar jabatan tinggi dan bukan sekedar nafsu-nafsu pribadi yang selalu diusungkan oleh khalayak manusia bermata duitan ditelevisi.
Rejeki sangatlah sederhana, dan mengandung kata dasar yaitu bahagia.

Entah apa yang menyebabkan seseorang yakin kalau yang memberi dia rejeki adalah perusahaan tempat iya bekerja saat ini.. ataupun usaha, usaha yang dia geluti saat ini.

Kenapa seseorang hanya merasa besar dan tinggi hati oleh label yang disandangnya di kartu nama, badge employee ID, bahkan seragam yang dikenakannya.

Tidak tahukah ia kalau semua rejeki berasal dari Ilahi?

Pernahkah berjumpa sebuah pasar tradisional yang ramai akan penjual buah-buahan dan sayuran?. Sering kita lihat pasar yang terletak dipinggiran jalan raya yang sepertinya hanya ramai dibagian depannnya. Tata letaknya kotak persegi. Dimana dari ujung depan sampai belakang penuh penjual aneka buah semangka sampai daun seledri. Nasib bagian depan sepertinya lebih tinggi daripada penjual buah yang berada dibelakang. Tetapi apakah anda pernah mengcheck sendiri, bahwa rejeki itu tidaklah rahasia dan tersembunyi. Di bagian belakang pasar yang terpojok pun anda akan lihat dengan mata terbuka bahwa ada saja rombongan manusia yang menyerusuk masuk kedalam hanya untuk membeli 1-2 buah dari seorang pedagang. Toh' ada saja kan manusia di ujung pasar?, dan toh' sang pedagang tidak pernah mengeluh dan takut pembeli tidak akan datang gara-gara posisinya yang di ujung belakang.

Pengalaman pribadi juga pernah anankto alami sendiri. Resign dari perusahaan schlumberger karena sudah bosan dan ketidakbahagiaan dalam bekerja. Label perusahaan yang selalu dikenakan memang membuat harga diri terlalu tinggi sehingga lupa diri, bahkan ketika level aman diperusahaan ini pun sudah terlewati, anankto masih tetap saja bekerja tanpa arah yang pasti.
Beruntung diri anankto menemukan buku Rene CC, yang sangat memotivasinya hingga saat ini. Pertanyaaan dibuku itu yang amat mendasar dan patut ditanya dalam diri manusia "Apakah anda bahagia dengan pekerjaan anda?". Seketika sadarlah anankto kalau rasa bosan sudah melanda dan tidak butuh waktu lama untuk menghentikannnya.
Waktu resign pun disegerakan, meskipun tanpa pekerjaan. 2 Interview dengan perusahaan lain pun dilakukan setelah resign. Direct interview dengan woodgroup, gagal di hotel park lane jakarta. Interview byphone internasional dengan baker hughes pun tanpa hasil memuaskan.
Yakin dengan rejeki ada dimana-mana, anankto pun mulai berjualan, dagangan jus mengkudu diantarkan keseluruh penjuru jakarta. Sambil tetap mengirim CV ke penjuru situs perusahaan mancanegara. Toh alhasil anankto malah mendapat rejeki tak terduga di saudi arabia 3 bulan berikutnya. Di bulan ketiga dia di interview dengan alkhorayef, dan berhasil juga pada akhirnya. In the end, bukan masalah seberapa bagus perusahaan anda bukan?, pertanyaan yang harus ditanya adalah apakah anda suka dan bahagia dengan yang anda kerjakan.

Begitu pula anda saat ini?, apa yang membuat anda takut untuk menggapai impian anda?, apakah anda sangat suka dengan label yang terpasang diseragam anda? dan sangat percaya bahwa perusahaan anda adalah yang memberi rejeki?,
Kalau tidak, lalu kenapa anda hanya mengeluh di tempat kerja, mengaku bosan dengan pekerjaan, dan segerombolan keluhan lainnya. Lalu, kenapa anda tidak berhenti dan berusaha mencari pekerjaan yang anda suka dan idam-idamkan?
Tentu saja ini lain cerita dan tidak berlaku jika anda amat menyukai pekerjaan anda dan merasa bahagia

Begitu pula anda para pengusaha, apa yang membuat anda takut untuk membuat usaha yang sama dengan lingkungan sekitar anda?, menurut anda, apakah rejeki itu hanya untuk milik mereka yang memulai pertama?

Tidak, sekali lagi tidak

Butuh pondasi keyakinan tinggi untuk menggapai secercah kata "rejeki ada dimana-mana". Dan saya yakin anda pun bisa lihat dengan banyak bukti, mulai dari pasar-pasar yang anda singgahi hingga contoh lain di seujung antero negeri ini..

Semoga kita tetap mencari kebahagiaan kita, dan yakin rejeki ada....

Note : teruntuk para manusia yang takut akan ketiadaan harta didunia, termasuk diri anankto sendiri

Monday, July 11, 2011

Screw It, Let's do it

Richard branson books again hook me right in the face!.. this is his second book that i just bought last thursday. First book "Adventure of Global Entrepreneur" i bought it in jakarta. Now i have the second book with tittle "screw it, let's do it". I already finished the first and second chapter of the books with big smile and feel i got a kick by ninja, directly to my heart and my deepest mind. One thing that I learn that He really do all his hard work with fun. There is no secret! he said in the books. Complete sentence from Richard branson was "There is no rules to follow in business. I just work hard and, as I always have done, believe I can do it. Most of all, though, I try to have fun... I mean enjoying myself, not working and worrying and getting stressed out."
You are awesome richard!..

Last paragraph i will copy quote of Jack a dull :
He who works all day is miserable. He who plays all day doesn't pay his bills. The bowman hits the mark, as the sailor reaches land, by having different skills and knowing when to work and when to relax

Friday, July 08, 2011

Down town city kuwait

Jam dimulai pada pukul 6.30 di hari kemerdekaan amerika 4 july. Disiapkan mazda cx7 yang dikendarai pak bos rusia datang dari bahrain. Tema perjalanan adalah menuju kuwait dalam rangka business visit. Jalanan begitu panjang dari cause way, dammam, jubail, safaniyah lalu singgah sementara di khafji. Seperti biasa perjalanan ditemani pandangan panjang berdebu pasir. 4 jam lamanya ditempuh hanya untuk mencapai perbatasan. 30 menit proses re-entrance menuju kuwait. Markas para juragan minyak yang kali ini bernama JO, joint operation, kerja sama pemegang saham antara Chevron dan Kuwait Oil Company untuk memperoleh minyak se double-double nya merupakan tempat yang akan kita singgahi. Operation manager kuwait menjemput untuk menunjukkan jalan begitu kita sampai di gate. Basa-basi sudah terlaksana dan berakhir di pukul 5 sore. Seketika setengah jam kemudian kita menuju down town untuk mencapai penginapan. Ya, down town kuwait city, kota yang kukira serupa seperti saudi arabia tapi ternyata lebih terbuka. Terbuka dalam arti wanita bisa berkendara mobil dan bisa berpakaian sebebas-bebasnya. Tidak seperti di saudi yang hanya memperlihatkan muka. Kota nya merupakan kombinasi bangunan baru dan lama. Mata uang nya teramat mahal 1 dinar seharga 3 US dollar. Hari kedua kita kembali menuju kota wafra setelah menginap hanya semalam saja di down town kuwait city. Tapi kali ini sesampainya di wafra, tidak ada yang menjemput didepan gate, terpaksa harus melambaikan tangan seperti film2 di amerika kepada para pengendara yang mengarah masuk ke JO untuk menumpang di antar sampai ke dalam. Karena mobil pribadi tidak boleh masuk, dan hanya mobil berstriker JO yang mendapat izin. Untung saja tidak terjadi penjulikan layaknya film menculik miyabi dimana anankto menjadi penculiknya, hehehe ngasal. Meeting kedua berhasil terselesaikan. Sayang hanya down town city nya kuwait yang terkunjungi, next time up town city akan kita kunjungi seperti dalam lagu westlife yang berjudul uptown girl *ketauan sukanya lagu jadul

Monday, June 27, 2011

Kereta api romansa, bulan 7 tahun 2007

"Senen.. senen..", "blok-m.. blok-m", teriakan menganga dilontarkan para kenek yang bernama kerennya adalah kondektur. Perang antara bus patas AC yang katanya high class karena ber AC dan mengaku diproduksi merci, bernomor 44 jurusan ciledug-pasar senen, berhadapan dengan bus kelas teri yang bernama metromini jurusan ciledug-blok m, yang kali ini rangka body bus-nya merupakan karya dalam negeri.
Terik panas dan suara kondektur di pukul 12 tepat itu tidak di gubris sebagian puluhan badan manusia penunggu bus dibawah naungan payung halte petukangan utara. Hanya beberapa yang berhasil menaiki patas AC 44. Sebagian besar manusia itu memilih berdiam diri sambil berbasa-basi dengan telepon pribadi dan sekaligus memesan minuman aneka rasa untuk menghilangkan dahaga dikerongkongan mereka. Ada tukang es cendol dan es kelapa disana rupanya, pantas saja mereka cuek-cuek lugu meskipun sudah tau banyak supir bus menunggu, toh mereka tau masih banyak bus lain bahkan taksi dibelakang untuk dicegat nantinya. Pemandangan sehari-hari wilayah jalan besar ciledug raya yang masih berlangsung hingga kini di bulan 7 tahun 2007.
Sementara itu di dalam sebuah patas AC 44 yang kata nya high class. Disebut ber-kelas dikarenakan bus ini merupakan sarana penghibur ragawi dikala cuaca diluar panas 30 derajat celcius ditambah asap timbal nan bejat dari para pengendara kendaraaan beroda empat. Salah satu penumpang yang naik tadi bernama joni. Dilihatnya seisi suasana didalam bus. Para penumpang sangat menggeliat untuk bersender dekat jendela. Joni mendapat satu tempat di ujung pojok belakang bersama penumpang lainnya yang membawa gitar dan rebana. Rupanya itu adalah golongan pengamen ibukota yang bergaya koboi dan india. Bau aroma tak berparfum duduk bersama mereka. Mulai dari bau kayu tua, bau baju bekas dan bau keringat yang membasah disekujur dada pengamen yang ditumbuhi rambut layaknya hutan gambut. Personil mereka hanya bertiga, salah satu memetik gitar, satunya lagi memukul pantat selayaknya menghukum anak nakal yang kali ini ditujukan ke alat rebana, dan yang terakhir tidak memegang apa-apa dan bertugas hanya olah suara. Jangan dibayangkan mereka akan menyanyi dengan seadanya, mereka ini adalah artis ibukota, meski tanpa papan nama artis tercantum di televisi dan gedung-gedung tinggi. Para artis ini menunggu tampil hanya ketika bus 44 sampai benar-benar padat dan macat (macet). Jalur ciledug raya kali ini sudah mengarah ke arah kebayoran lama dan terjebak di Cipulir untuk 1 jam lebih lamanya, apalagi kalau bukan karena simpang tiga beratapkan lampu merah, kuning , hijau yang sejak tempo dulu tidak dihiraukan pengguna jalan raya. Ada rupanya biang keladi kemacetan cipulir yang lain, yaitu Pasar nya yang sangat terkenal. Pasar ini berkonsep semi mall yang sengaja dibuat menjulang 4 lantai. Terkenal akan tekstil dan juga banjir hingga se-ujung kepala akibat adanya kali cipulir dan para masyarakat yang saking tajirnya membuang sampah pada tempat yang mengalir yaitu kali cipulir. Lalu para artis ibukota mulai beraksi. Joni tergeleng-geleng kepalanya begitu alunan suara sang pengamen alias artis ibukota berjuntai-juntai nada tinggi rendah menyanyikan lagu begadang selayaknya rhoma irama dan diakhiri dengan gaya mari berdendang versi dono, kasino dan indro dalam warkop dki.
Joni, yang untuk kesekian kali ini akan melanjutkan kuliahnya kembali di perguruan tinggi yang tiada henti. Dia memulai tahun ke tiganya dikota kesayangan para pria yaitu bandung. Sudah 7 kali dia kembali ke bandung di tahun 2007. Tahun dimana dia mulai mendapat obsesi bahwa kuliah harus membutuhkan IP tinggi agar bisa melamar anak gadis yang mempesona apalagi kalau bukan bank-bank seperti BCA dan lainnya. Saat ini terbayang-bayang masa-masa 2 bulan lalu didalam ingatan Joni, ketika dia melihat papan pengumuman didinding tata usaha. Tertulis, "lowongan BCA, dibutuhkan fresh graduate dengan IP minimal 3.25". Menohok sampai tersedak terasa ditenggorakan begitu joni membaca tulisannya. "Ah", begitu suara mendesah keluar dari bibir joni yang hitam merah begitu mengingat lowongan itu. Rambutnya yang hitam lurus dan kelam diusapnya hingga kebelakang. Kaos singlet putih polos, celana blue jeans yang memutih diselingi sepatu converse adalah pakaian rata-rata mahasiswa seumurannya yang kini dipakai oleh joni.
Bus sudah melaju hampir menuju monas. Sebentar lagi joni akan berhenti di stasiun kereta gambir untuk menaiki kereta api jurusan jakarta-bandung. "Yak yang gambir, yang gambir", teriak sang kondektur dengan nada datar tidak seperti ketika dia berupaya menggaet penumpang. Bersegeralah turun joni. Langsung dituju loket domestik yang beralamatkan bandung. Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang. Pilihan hanya 2 kereta yang berbeda merek dan berbeda loket. Antrian sudah menjulur panjang kebelakang untuk loket 1. Mungkin ini karena nama keretanya yang sungguh cantik, parahyangan namanya. Pantas saja mulai dari mojang-mojang hingga para pelancong mulai baris berbaris mengantri selayaknya tontonan anggota upacara paskibra begitu loket dibuka sedari tadi. Harga yang ditawarkan pun cukup menarik yaitu Rp 35,000 untuk ekonomi dan Rp 45.000 untuk bisnis. Tak tahan melihat antriannya, segera mata joni menoleh kearah loket lainnya yang sepi 2 sampai 10 orang saja. Loket bernomor 2, kali ini nama kereta nya tidak mencerminkan cantiknya wanita. Iya hanya bertuliskan nama argogede dan cantuman harga selangit untuk kantong mahasiswa sebesar Rp 65,000. Kantong belakang joni dirogoh untuk melihat kondisi "harga saham" didompetnya. "Wah, masih ada Rp 100,000 nih", ucap Joni didalam hati. Padahal meringis hati, begitu sadar kalau itu adalah jatah untuk seminggu berikutnya. Entah kenapa dimantapkan hati joni ketika itu untuk melangkah ke loket tersebut. Dan segera dilupakan bayangan untuk 1 minggu kedepan kalau dia hanya makan nasi beserta lauk indomie.
Jam 2.30 siang kereta itu akan berangkat. Masih ada 20 menit lagi tersisa. Disempatkan oleh joni untuk sholat di mushola dan tidak lupa melihat pemandangan tembok dinding berwarna hijau kokoh yang mendominasi arsitektur bangunan stasiun gambir. Sang arsitek membuat warna hijau, mungkin karena kecintaannya akan duit dollar amerika, atau pohon-pohon di pulau jawa yang habis diterkam oleh ganasnya manusia dan bangunannya.
"Jreg.. jreg.. jreg", kereta mendayu laju dari arah senen menuju gambir dimana para calon penumpang kereta argogede yang sedari tadi duduk terlena di atas bangku plastik dan sebagian lagi beralaskan koran di ubin aspal sudah menunggu sekian lamanya. Kereta pun berhenti, satu persatu para penumpang memeriksa gerbong dan nomor duduk mereka masing-masing. Joni kebagian di gerbong 4 bernomor tempat duduk 22B. Tempat duduknya dibagian pinggir kursi yang sering dilalui pejalan lain dan bukan disebelah jendela. Bangku kursinya teramat nyaman karena terbuat dari busa tebal diselingi bantal dan semerbak tiupan AC yang dingin, seakan-akan kita serasa di kota bandung, meski masih di kereta. Datang tanpa permisi tiba-tiba seorang wanita dari arah kanan joni untuk duduk disebelahnya yaitu kursi bernomor 22A. Hanya warna kulit sawo matang, dan rambut yang kemerahan-merahan akibat sinar matahari adalah awal berpapasan yang joni lihat dan ingat dikala berjumpa pertama kali. Dan itu cukup membuat jantung hati joni berdegup kencang, selayaknya binatang mamalia jantan yang melihat mamalia betina setelah berbulan-bulan lamanya di hutan belantara, meski tidak tahu menahu seperti apa bentuk rupa sang betina, pasti sang jantan akan suka. Penasaran joni dibuatnya, untuk menuju kearah lebih dalam yaitu perkenalan. Ada begitu banyak wanita cantik di jakarta, tapi yang kali ini menurut joni berbeda, wanita itu punya medan magnet yang tinggi dan bisa menarik hati selayaknya besi berani. Segera dirapihkan rambut joni kebelakang lehernya dengan satu telapak tangan kanan sembari melirik kekiri untuk memastikan sekali lagi kalau sebelahnya adalah wanita mempesona dan bermagnet besi berani. "Gleg", joni menelan ludahnya sendiri. Hanya satu detik saja kesempatan melirik, tapi 1 jam tersimpan didalam memori. Rupanya dia adalah gadis seumuran layaknya joni. Berkacamata hitam tebal, berwajah sendu dan cantik luar biasa di balik topeng kacamata minus nya. Hidung nya mancung layaknya putri diana. Rambut nya lurus sampai kebahu. Salah satu belahan rambutnya menutupi tangkai kacamata kiri hitamnya. Guratan hitam dibawah kelopak matanya menandakan gadis itu sering mengalami insomnia. Joni mengambil ancang-ancang untuk kebelakang. ditemani deretan bunyi pluit tanda untuk keberangkatan kereta. Joni kini menuju layar kaca. Ya, kaca yang berada dibelakang. tepatnya di toilet. Kali ini dia menghadap cermin. Membasuh muka sembari berdoa. Didalam doanya dia ingin diberi kemudahan untuk bisa berkenalan dengan gadis tersebut. Mulutnya mulai komat-kamit membaca mantra, yang kali ini adalah ketujuh kali-nya, yang diberikan teman-temannya selama dijakarta. "Wes ewes ewes, cir cakadut cakadut..", ucapnya dengan lantang didepan cermin. Sudah berhasil diucapkan semua mantra oleh joni, seketika timbul keberanian yang menggelora dihati dan pikirannya. Dibuka pintu toilet dan diarahkan kembali langkah kaki joni ke kursi nomor 22. "Hai", itu kata pertama yang diucapkan joni sambil mengambil posisi duduk dan melirik wajah sang gadis dengan hati-hati. "Iya..", ucap gadis itu. Kali ini mulut joni ternganga, bukan akibat melihat kondektur berteriak jurusan ciledug - pasar senen, tetapi karena melihat dua gigi putih bersinar disertai senyuman yang menggoda. "Kayaknya pernah ketemu", lanjut joni, itu adalah kata awal yang ia pelajari dari buku-buku perpustakaan, toko buku gramedia dan juga info dari teman-temannya jikalau berkenalan dengan wanita. "Sorry, kayaknya tidak pernah ketemu kok kita", ucap gadis itu dengan mantap dan sambil leher beserta wajahnya yang cantik menggoda melengos kearah jendela. Kali ini joni diam membisu, teringat mantranya hanya berlaku untuk melangkahkan kaki dengan sempurna, teringat akan pelajaran dari buku kalau setelah kata tanya lalu dijawab "sorry" sambil menoleh kearah lain itu belum pernah disinggung bagaimana cara mengatasinya.
Perjalanan tiap sebulan sekali dari bus hingga kereta api dari jakarta ke bandung seakan-akan tidak dapat menemani sehari-hari hati nya joni. Kali ini adalah yang ketujuh. Ketujuh kalinya joni kehabisan kata-kata di kereta api, dan lagi-lagi didepan wanita.

Sunday, June 26, 2011

Rabunya Rabo

Pertama kali hampir bertemu di waktu tanggal 16 Maret lalu. Sebelum nya seorang rusia yang bernama andrey sudah berhasil menjamahnya selama 3 bulan lamanya. Memang saat itu, suasana negara bahrain sedang kacau-kacaunya. Sehingga warga di pulaunya pun tidak boleh pergi kemana-mana begitu saja. Selayaknya perang saudara, ataupun new era di jazirah arabia. Dimana semua negara bergejolak, menunggu setiap kepala negara untuk turun dan berganti pemerintahannya. Alibi pemuda-pemudi, ditambah pula rasa sakit hati atas ketidak adilan yang menyergapi setiap warga, juga dirasakan di negara bahrain untuk turut berperan serta.
Sementara itu, di ujung dunia lainnya, tanggal 16 Maret lalu, seorang indonesia yang bernama ananto, akan berangkat meninggalkan salah satu kota kesayangannya. Apalagi kalau bukan kota jakarta. 3 bulan sudah dilakoninya sebagai pengangguran lepas. Terjun bebas di dunia jualan jus buah noni tidak membuatnya patah hati. Malah ia semakin yakin dan berani. Buktinya tanggal 16 maret itu, dia mempersiapkan pergi, ke negara dimana masalah TKI selalu tiada henti. Hampir 18 jam lamanya perjalanan itu ditempuh, dengan menggunakan pesawat yang berlogo tulisan qatar dan berwarna merah hati pada simbol. Negara dimana para imigran asal asia dan afrika melarikan diri, yaitu arab saudi.
Sudah direncanakan sebelumnya oleh calon bos ananto yang juga berbangsa rusia, bahwa pada saat kedatangan ananto, sebuah kendaraan yang dikendarai Andrey akan datang dari negara bahrain untuk menjemput di arab saudi. Kendaraan itu berupa mobil, bukan mobil biasa dan punya banyak cerita. Sepasang tangan rusia dan pasangan hidup nya sudah berhasil menjamah stir dan kursi mobil ini, lagi-lagi selama 3 bulan lama nya. Berwarna silver metalic dan terbuat dari pabrik yang special di jepang punya, apalagi kalau bukan merek Toyota. Corolla xli buatan tahun 2010 merupakan type dan tahun pembuatannya.
Special terutama pada bagian, yang lain yang tidak bukan adalah plat mobil yang bertuliskan 1280 GUA. Anggap saja itu singkatan dari "Rabo Gue" dengan logat jakarta. Yang nanti dan selanjutnya, mobil ini dinamakan menjadi rabo.
Akhirnya waktu penjemputan telah tiba. Tetapi sungguh disayangkan sangat tidak tepat waktunya. Negara bahrain sedang kalang kabut. Andrey dan Rabo tertahan sejak hari rabu. Ananto datang di dammam airport, arab saudi dengan cemberut. 2 jam lebih tertahan proses administrasi yang berbelit-belit. Ditambah lagi dijemput dengan mobil seadanya, yang katanya ini brand terbaru untuk tingkat level kotamadya (gambar di samping).
Rabu nya Rabo, kala itu adalah hari beruntung nya dia. Tidak tahu, kenapa dia bisa beruntung. Mungkin itu memang harinya si rabo untuk tidak bertemu ananto.